Pemetaan Modalitas Belajar sebagai Dasar Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa SD Negeri 04 IX Korong Kota Solok melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.36665/ypd6m893Keywords:
gaya belajar, modalitas belajar, pembelajaran berdiferensiasi, sekolah dasarAbstract
Pembelajaran yang efektif memerlukan pemahaman guru terhadap karakteristik belajar setiap peserta didik. Salah satu karakteristik penting adalah modalitas belajar yang menggambarkan kecenderungan siswa dalam menerima, mengolah, dan memahami informasi. Namun, pada praktiknya sebagian besar guru masih menerapkan strategi pembelajaran yang seragam sehingga belum mampu mengakomodasi keragaman gaya belajar siswa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memetakan modalitas belajar siswa serta meningkatkan pemahaman guru mengenai implementasi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil pemetaan tersebut. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 04 IX Korong Kota Solok dengan melibatkan 108 siswa kelas IV, V, dan VI serta 18 guru. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi konsep modalitas belajar, pelaksanaan tes modalitas Visual-Auditori-Kinestetik (VAK), analisis hasil tes, penyampaian profil modalitas siswa kepada guru, dan diskusi implementasi strategi pembelajaran. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa modalitas kinestetik merupakan kategori dominan (31,5%), diikuti visual (23,1%), auditori (20,4%), visual-kinestetik (10,2%), auditori-kinestetik (6,5%), visual-auditori (5,6%), serta modalitas seimbang (2,8%). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemetaan modalitas belajar memberikan informasi penting bagi guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi melalui variasi media, metode, dan aktivitas belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman guru mengenai pentingnya identifikasi gaya belajar sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran yang lebih adaptif.
References
Afrahamiryano, A., Yora, M., Mursalini, W. I. ., Medila, G., Putri, A. P., Karmita, P., … Husna, H. (2023). PENDAMPINGAN RUMAH GIZI DASHAT (DAPUR ATASI STUNTING UNTUK ANAK SEHAT). Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 6060–6065. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i3.16841
Farid, I., Yulianti, R., Hasan, A., & Hilaiyah, T. (2022). Strategi Pembelajaran Diferensiasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 11177–11182. https://doi.org/10.31004/JPDK.V4I6.10212
Muh. Asriadi, A. M., Hadi, S., Istiyono, E., & Retnawati, H. (2023). Does differentiated instruction affect learning outcome? Systematic review and meta-analysis. Journal of Pedagogical Research, 7(5), 18–33. https://doi.org/10.33902/JPR.202322021
Newton, P. M., & Salvi, A. (2020). How Common Is Belief in the Learning Styles Neuromyth, and Does It Matter? A Pragmatic Systematic Review. Frontiers in Education, 5, 602451. https://doi.org/10.3389/FEDUC.2020.602451/TEXT
Smale-Jacobse, A. E., Meijer, A., Helms-Lorenz, M., & Maulana, R. (2019). Differentiated Instruction in Secondary Education: A Systematic Review of Research Evidence. Frontiers in Psychology, 10, 472176. https://doi.org/10.3389/FPSYG.2019.02366/FULL