Analisa Pendapatan Petani Pada Usaha Perkebunan Cengkeh Di Nagari Koto Gadang Koto Anau Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok

Authors

  • Rosa Januarti Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Mardianto Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Yusmi Nelvi Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

DOI:

https://doi.org/10.36665/jibs.v10i01.690

Abstract

Abstrak

Pendapatan usaha perkebunan cengkeh dipengaruhi oleh jumlah produksi, harga jual, serta biaya produksi. Kabupaten Solok merupakan daerah memiliki potensi pengembangan cengkeh yang cukup besar didukung sumber daya alam, budaya masyarakat di sektor pertanian. Kecamatan Lembang Jaya salah satu sentra produksi cengkeh. Usaha perkebunan cengkeh di daerah penelitian mampu mampu memberikan pendapatan tapi juga memiliki permasalahan. Penelitian ini dilakukan di daerah tersebut dengan cara studi kasus. Metode pengambilan sampel yaitu secara proportionate sampling mengingat jumlah sampel populasi lumayan banyak (405 orang), dan didapatkan sampel sebanyak 40 orang petani cengkeh. Analisis data secara kuantitatif deskriptif. Setelah penelitian didapatkan rata-rata pendapatan petani cengkeh Rp.26.926.456/petani/Ha/Tahun. Luas lahan petani rata-rata 0,5174 Ha, total produksi sebanyak 417 kg, penjualan bunga + tangkai basah sebanyak 265 kg dan penjualan bunga kering sebanyak 35 kg, penjualan tangkai kering sebanyak 3 kg. Total penerimaan penjualan basah Rp.30.216.964 Ha/Tahun sedangkan total penerimaan penjualan kering Rp.7.310.967 Ha/Tahun. Total penerimaan keseluruhan Rp.37.527.930 Ha/Tahun, dengan total biaya Rp.10.570.151 Ha/Tahun.

Kata Kunci: Pendapatan, Petani, Cengkeh

References

Alimun, N., La, T., & Igo, A. (2023). analisis pendapatan usahatani cengkeh di desa minton kecamatan taliabu utara kabupaten pulau taliabu. 8(4), 687–698.

Anjelika, V., Dahliana, Besse, A., & Hasmidar. (2023). Analisis PendapataN Usahatani Kunyit (Curcuma Longa Linn) Di Desa Seberang Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone. 2(1), 123–132. https://doi.org/10.1234/jit.v2i1

Ernita, A., & Rahman, D. (2024). Pembangunan pertanian dan kemitraan agribisnis berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani. 2(1).

Fadhilah, Dinda, P., Pangemanan, A, P., & Lumingkewas, D.R, J. (2022). Analisis Break Even Point Usahatani Cengkeh Di Desa Buyat I Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Regency. 18, 377–382.

Marzuki fadilah, N., Effendy, & Hatmi, W. (2023). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani cengkeh di desa silampayang kecamatan kasimbar kabupaten parigi moutong. 2(1), 1–8.

Mooduto, A., Boekoesoe, Y., & Bakari, Y. (2021). Analisis pendapatan usahatani cengkeh di desa iloheluma kecamatan posigadan kabupaten bolaang mongondow selatan. 5.

Ramlli, F., & Adam, S. R. (2022). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Cengkeh Di Desa Salebba Kecamatan Ponre Kabupaten BonE. 2(1), 12–20.

Rtumbuysang, Andreas, F. j, Ngangi, Reijnaldo, C., & Sondakh, Lodwyk, Frans, M. (2023). Pendapatan Usahatani Selada Hidroponik Pada Vheehidroponik Di Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. 19(September), 1369–1374.

Sardianti, L., Dunda, T., & Hidayah, W. (2023). Analisis biaya produksi cengkeh di kecamatan botumoiti kabupaten boalemo. 7(1), 103–110.

Widaningrum, I., & Aji, Mulyo, Murti, Joni, D. (2023). Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor Produksi Pada Usahatani Cengkeh Di Desa Sawahan Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. 10, 1235–1249.

Yasri, Fortuna, Ayi, D., Raesi, S., & Yusmarni. (2022). Analisis Usahatani Bawang Daun ( Allium Fistulosum L .) Di Kota Padang Panjang , Sumatera Barat. 1, 22–32. Https://doi.org/10.25077/joseta.v4i1.436

Downloads

Published

2025-06-30