Pengaruh Suhu Lingkungan di Kota Solok terhadap Suhu Rektal, Konsumsi Pakan dan Konsumsi Air Minum Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica)

Penulis

  • Alfian Asri
  • Harissatria Harissatria Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

DOI:

https://doi.org/10.36665/jpm.v1i2.78

Kata Kunci:

suhu lingkungan,, suhu rektal, konsumsi pakan, konsumsi air minum

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu lingkungan di kota Solok terhadap suhu rektal, konsumsi pakan dan konsumsi air minum burung puyuh. Puyuh yang digunakan berumur 5 minggu, diperoleh dari pembibitan puyuh di Nagari Cupak, Kabupaten Solok. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan yaitu rataan suhu lingkungan di waktu pagi (22,63 ± 1,040C), siang (32,14 ± 1,370C), sore (31,02 ± 1,280C) dan malam (25,46 ± 0,660C). Masing masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Peubah yang diukur adalah suhu rektal, konsumsi pakan dan konsumsi air minum. Hasil penelitian menunjukkan suhu lingkungan di waktu siang dan sore sangat nyata meningkatkan suhu rektal dan konsumsi air minum dibandingkan suhu rektal dan konsumsi air minum di waktu pagi dan malam, namun suhu lingkungan di waktu siang dan sore sangat nyata menurunkan konsumsi pakan dibandingkan konsumsi pakan di waktu pagi dan malam. Dapat disimpulkan suhu lingkungan di kota Solok memberikan pengaruh terhadap suhu rektal, konsumsi pakan dan konsumsi air minum burung puyuh

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-05-18